acara     July 13, 2019

Menggodok Formula Jitu Untuk JKN Bermutu

Sejak 2014 era Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) berlaku, pelan-pelan masyarakat diubah pola pikirnya untuk mau berobat ke fasilitas kesehatan mulai dari Puskesmas hingga Rumah Sakit. Namun, sayangnya, hal ini belum diiringi dengan distribusi infrastruktur dan pelayanan kesehatan yang merata di seluruh Indonesia.

Hal inilah yang melatarbelakangi PT SMI sebagai salah satu Special Mission Vehicles Kementerian Keuangan RI (SMV Kemenkeu) mengadakan Focus Group Discussion (FGD) bertema “Akses Upaya Pelayanan Kesehatan dan Potensi Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) untuk Penyeimbangan Infrastruktur Kesehatan Melalui Pemerataan Rumah Sakit Rujukan” di Aula PT SMI (11/07) kemarin. Pembicara Utama dalam FGD adalah Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan Kementerian Kesehatan, dr. Tri Hesty Wisyastoeti. Selain itu, diisi juga oleh perwakilan dari Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesi (PERSI), pihak swasta sektor kesehatan, dan akademisi dari Universitas Gajah Mada, FGD mengangkat topik pentingnya peran SDM di sektor kesehatan sebagai kunci pemerataan pelayanan kesehataan dan perlunya skema-skema inovatif seperti KPBU dalam membantu upaya Pemerintah terkait pemerataan tersebut.

Melalui FGD ini, diharapkan dapat mengidentifikasi dampak penerapan JKN, tantangan, alternatif kebijakan yang dapat ditelurkan, dan modalitas pembiayaan agar pemerataan layanan kesehatan dapat terwujud. Perspektif dari berbagai ‘badan usaha’ di sektor kesehatan dibutuhkan untuk dapat memperbaiki program JKN yang sudah berjalan dan sejauh mana sektor swasta bisa mengambil peran untuk bekerja sama dengan Pemerintah dalam mendukung program JKN.

Related Posts