Berita


5 Perusahaan Ikut Tender Air Minum

Rencana Pemerintah Kota Bandar Lampung untuk menyediakan sistem air minum (SPAM) beker-Jasama dengan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) selaku BUMN milik Kemente-rian Keuangan RI. berlanjut. Saat ini. ada lima perusahaan yang dinyatakan lulus kualifikasi untuk Ikut tender proyek SPAM.

Hal tersebut diungkap dalam Rapat Koordinasi Stake-holder Proyek Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) SPAM di Hotel Novotel. Selasa (1/8). Adapun kelima perusahaan yang Ikut tender itu yakni. PT Bangun Cipta Kontraktor & PT Bangun TJlpta Sarana KSO: Konsorsium Adaro-Adhi Karya -Suez: Salcon MMCB Consortium: PP-WABAG Consortium: Konsorsium Maynilad – Wlka – Hydrocem.

“Dari hasil rapat hari ini (kemarin), maka mulai 4 Agustus nanti, kami akan memberitahu kepada kelima perusahaan tersebut untuk mempersiapkan proses tender. Perusahaan-perusa-haan yang Ikut tender ini. ada yang dari dalam negeri maupun luar negeri.” Jelas Direktur Utama PDAM Way Rilau. Simon Mirza. usai gelar rapat, kemarin.

Tender ini ditarget selesai pada Desember 2017. “Itu Jadwal bisa maju dan mundur. tergantung kondisi. Jika nantinya ada masalah, tentu masalahnya diselesaikan dahulu.” kata dia lagi. Nantinya, terus dia. dua tahun merupakan pekerjaan flslk. tahun selanjutnya dialirkan ke masyarakat.

Menurut Simon. manfaat SPAM ini beda dengan air PDAM. “PDAM saat ini kan penyedia air bersih. Kalau Ini penyedia air minum, atau airnya dapat langsung diminum oieh masyarakat.” katanya.

Air ini akan dialirkan ke delapan kecamatan yakni Ra-Jabasa. Labuhan Ratu. Way Hallm. Kedaton. Tanjung Senang. Sukarame. Sukabumi dan Kedamaian. Nantinya pemasangan sebanyak 60 ribu sambungan atau setara 300.000 Jiwa. Sumber airnya diambil dari Way Sekampung. Kabupaten Tegineneng dan untuk tempat penampuang-an air (reservoir) di Rajabasa dalam rangka mengurangi biaya operasional dan nilai Investasi.

Sementara. Wali Kota Bandar Lampung. Herman HN mengatakan, rakor stakeholder Ini dilaksanakan untuk mempercepat pembangunan SPAM. Diharapkan bisa menghasilkan progres SPAM bagi masyarakat yang lebih baik, serta mampu menjangkau wilayah dl daerah lain.

“Saat Ini ketersediaan air minum di Bandar Lampung masih tertinggal Jauh, untuk mengejar target 100 persen akses air aman tahun 2019. karena itu untuk mencapai 100 persen akses di akhir tahun 2019. dibutuhkan peningkatan sekitar 30 persen pertahun.” kata Herman.

Dia mengungkapkan, tantangan dalam pengembangan SPAM ini sangat berat. Di antaranya, tidak adanya idle capacity. kebocoran air minum perpipaan masih tinggi, ketersediaan air baku untuk memenuhi kebutuhan air minum. Dan tantangan lain adanya keterbatasan dana untuk pendanaan air minum, sementara untuk mencapai 100 persen akses aman air minum, dibutuhkan dana yang tidak sedikit.

Selain itu. kata dia. banyak kendala lain yang harus diselesaikan dalam proyek SPAM KPBU. “Kalau untuk proses prakuallfikasi telah selesai dengan ditetapkannya peserta yang lolos prakuallfikasi pada 5 Juli lalu.” tambahnya.

Untuk surat dukungan dari Menteri PUPR secara prinsip dapat memberikan dukungan dalam hal pembiayaan dan pembangunan Jaringan distribusi utama sistem gravitasi. perizinan pemanfaatan ruang milik jalan nasional dan perizinan konstruksi bangunan intake dan S1PPA telah diperoleh pada 11 JuH 2017. “Surat Izin prinsip dari Dirjen Perkeretaapian Juga sudah ada. terbit pada 23 Mei lalu, ditambah lagi Perda No 2 tahun 2017. tentang proyek SPAM ini pada 14 Juni lalu.” katanya.

Orang nomor satu di Bandar Lampung ini mengungkapkan. nantinya proyek SPAM ini akan menyambungkan 60 ribu saluran air untuk warga di delapan kecamatan. “Mudah-mudahan proyek nasional dengan nilai Rp 1.1 triliun Ini bisa berjalan dengan cepat dan dapat digunakan oleh rakyat.” imbuhnya.

 

Tribun Lampung - 5 Perusahaan Ikut Tender Air Minum

Kembali ke Berita

Berita Terkait

55 PPA Bakal Dapat Perhatian Khusus Request for Expressions of Interest: Consulting Services for Detailed Engineering Design (DED) of Road Improvement and Bridge Construction Project Sri Mulyani: Tol Trans Sumatera Berikan Banyak Dampak Positif Danai Tol Trans Sumatera, 7 Bank Kucurkan Rp 8 Triliun ke Hutama Karya Sindikasi 7 Bank & SMI Biaya Tol Trans-Sumatra Garapan Hutama Karya