Berita


Akhir 2016, SMI Bidik Laba hingga Rp1,21 Triliun

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau SMI telah mencatat laba bersih sepanjang Januari-Agustus 2016 sebesar Rp916,58 miliar. Hingga akhir 2016, perseroan memprediksi dapat memperoleh laba mencapai ‎Rp1,21 triliun.

“Laba bersih kami sudah mencapai Rp916,58 miliar. Kira-kira dari raihan Agustus, kan tinggal empat bulan lagi pada tahun ini, kami optimistis bisa meraih laba bersih Rp1,21 triliun hingga akhir 2016,” ‎ucap Direktur Pembiayaan & Investasi SMI Edwin Syahruzad, ditemui di Ritz Carlton Pacific Place, SCBD Sudirman, Jakarta, Rabu (12/10/2016).

Edwin mengungkapkan, dilihat dari total pendapatan usaha, perseroan telah meraih Rp1,52 triliun hingga Agustus 2016. Angka itu mengalami kenaikan,‎ bila dibanding pendapatan Rp743,83 miliar di akhir 2015.

Peningkatan kinerja yang telah diraih SMI sejalan dengan total nilai proyek yang telah dibiayai sebesar Rp149,19 triliun. Selama Januari-Agustus 2016, nilai proyek yang telah dibiayai sebesar Rp52,36 triliun. Kemudian total outstanding yang telah didapatkan per 31 Agustus 2016 sebesar Rp20,17 triliun. Sedangkan total komitmen su‎dah mencapai Rp39,11 triliun.

Porsi komitmen pinjaman, sebanyak 52,66 persen untuk kredit investasi, dana talangan 25,79 persen, kredit modal kerja 12,68 persen, pembiayaan Pemda 6,25 persen, pembiayaan hutang subordinasi 1,9 persen, promoter financing sebesar 0,68 persen, dan penyertaan modal 0,04 persen.‎

“Sedangkan outstanding pinjaman, porsi terbanyak masih di kredit investasi sebesar 68,37 persen, kredit modal kerja 16,5 persen, dana talangan 7,81 persen, pembiayaan Pemda sebesar 5,76 persen, promoter financing sebesar 1,34 persen, pembiayaan utang subordinasi sebesar 0,19 persen, dan penyertaan modal sebesar 0,02 persen,” jelas Edwin.

Edwin menambahkan, nilai komitmen untuk jalan dan jembatan mencapai Rp1,20 triliun, rumah sakit sebesar Rp1,02 triliun, pasar sebesar Rp174 miliar, dan terminal Rp35 miliar.

“Total nilai komitmen Rp2,44 triliun dan total outstanding Rp1,21 triliun. Itu semua sampai dengan Agustus 2016. Komitmen berdasarkan wilayah, Sulawesi mencapai 61 persen, Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara memegang porsi 20 persen, dan Sumatera sebesar 19 persen,” papar Edwin.

 

Sumber

Kembali ke Berita

Berita Terkait

Dirut SMI Bakal Tegas Pecat Pegawai Penyebar Kebencian Kunjungi Proyek Panas Bumi Sorik Marapi Sekarang Cek Proyek Infrastruktur Bisa Lewat Aplikasi Sarana Multi Infrastruktur Diminta Garap Daerah Tertinggal SMI Berfokus Pada Pembiayaan Infrastruktur Pariwisata