Berita


Alasan Proyek Infrastruktur Daerah Sulit Berkembang

NUSA DUA – PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) saat ini mengembangkan produk pembiayaan kepada berbagai Pemerintah Daerah. Hal ini sejalan dengan instruksi pemerintah yang menginginkan pembangunan merata di seluruh Indonesia.

Direktur Utama PT SMI Emma Sri Martini mengatakan, sejauh ini pihak SMI telah memberikan pembiayaan infrastruktur yang tersebar di seluruh Indonesia dengan rincian Jawa, Bali dan Nusa Tenggara sebesar 42%, Sumatera 28%, Kalimantan 11%, Sulawesi 11% dan Papua Maluku 8%.

“Jawa, Bali, Nusa Tenggara kan 42%. Meskipun seolah-olah ngumpul di Jawa tapi sebenarnya portofolio lebih besar di luar Pulau Jawa,” jelas dia di Hotel Grand Hyatt Nusa Dua Bali, Kamis (8/12/2016).

Hanya saja, lanjut Emma, ada kesulitan-kesulitan dalam membiayai infrastruktur di daerah-daerah tersebut. Hal ini terkait kesiapan proyek infrastruktur kawasan tersebut. “Masalah di kita bukan hanya di pembiayaan. Tapi kesiapan proyek,” ungkapnya.

Dia melanjutkan, pihaknya akan berfokus untuk daerah kawasan tengah dan timur. Hanya saja, porsi pembiayaan yang siap didanai masih sangat langka.

“Sebenarnya kita sangat senang dan mendukung kalau ada pimpinan daerah yang drive untuk percepatan infrastruktur di daerahnya,” tutur dia.

Namun, pada realitanya proses pinjaman untuk pemda cukup panjang, meliputi rekomendasi kemendagri dan DPRD setempat. “Memang pada prosesnya harus ada aspek compliance rekomendasi kemendagri. Diendorse DPRD setempat. Ini yang membuat tidak bisa cepat prosesnya,” tukas dia.

Sebagai tambahan, saat ini sebanyak 20 Pemda telah menjadi existing debitur dengan status lancar. Total nilai komitmen pembiayaan pemerintah daerah sebesar Rp2,44 triliun per Oktober 2016 dan total nilai outstanding sebesar Rp1,15 triliun.

Sepanjang 2016, tiga Pemda telah melakukan penandatanganan perjanjian dengan PT SMI yaitu Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara untuk proyek Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Kabupaten Gianyar, Bali untuk proyek pembangunan RSUD dan Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara untuk proyek pembangunan jalan.

 

Sumber

Kembali ke Berita

Berita Terkait

55 PPA Bakal Dapat Perhatian Khusus Request for Expressions of Interest: Consulting Services for Detailed Engineering Design (DED) of Road Improvement and Bridge Construction Project Sri Mulyani: Tol Trans Sumatera Berikan Banyak Dampak Positif Danai Tol Trans Sumatera, 7 Bank Kucurkan Rp 8 Triliun ke Hutama Karya Sindikasi 7 Bank & SMI Biaya Tol Trans-Sumatra Garapan Hutama Karya