Berita


IDB & SMI Jalin Kesepakatan US$1 Miliar

Islamic Devdopment Bank (IDB) dan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) menandatangani MoU perjanjian investasi dengan potensi dana sebesar US$1 miliar.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, saat ini iklim perekonomian global masih mengalami ketidakpastian. Hal tersebut menjadi tantangan bagi negara-negara yang sedang menuju perkembangan berkelanjutan.

Negara-negara yang mengandalkan ekspor komoditas sebagai sumber pemasukan juga terhambat oleh turunnya harga, sehingga menjadi tantangan tersendiri.

“Tak terkecuali Indonesia menjadi salah satu negara yang terkena dampak tersebut,” ujarnya dalam acara The 3rd Islamic Development Bank (IDB) Member Countries Sovereign Investment Forum di Nusa Dua, Badung, Bali, Senin (10/4).

Oleh karena itu, sambung Sri, pemerintah menerapkan strategi dengan fokus pada pembangunan infrastruktur dan pengembangan sumber daya manusia (SDM). Pembangunan infrastruktur penting bagi pertumbuhan perekonomian karena efek berganda yang dihasilkan.

Namun demikian, pembangunan infrastruktur tidak bisa sepenuhnya dibiayai oleh pemerintah.

Dalam periode 2015—2019, kebutuhan dana 225 proyek strategis nasional (PSN) diperkirakan mencapai Rp4.900 triliun.

Terkait acara The 3rd Islamic Development Bank (IDB) Member Countries Sovereign Investment Forum, dia menyampaikan, forum investasi ini telah menarik minat banyak peserta SWF [Sovereign Wealth Fund). Sekitar 300 pejabat dari sejumlah negara anggota IDB ikut hadir.

Dalam acara tersebut, juga dilakukan penandatanganan MoU perihal perjanjian investasi antara IDB dan SMI dengan potensi dana sebesar USS1 miliar. Sri berharap, peserta forum dan SWF dapat ikut serta dalam investasi dana tersebut.

Sementara itu, Wakil Presiden Jusuf Kalla mengajak investor yang tergabung dalam keanggotaan IDB untuk menempatkan dananya ke Indonesia dalam bentuk investasi langsung terutama ke sektor infrastruktur.

Wapres mengatakan Indonesia ingin membidik investor dari negara-negara Islam untuk masuk ke penanaman modal langsung dan tidak hanya berinvestasi di pasar modal. ”

“Harapannya ialah mereka mengalihkan ke investasi langsung. Selama ini kan banyak mereka investasi saja di saham, obligasi,” katanya.

Selain itu, Kalla mengharapkan forum itu dapat menghasilkan kesepakatan investasi lanjutan sebagai bentuk promosi investasi antamegara yang tergabung dalam keanggotaan IDB.

Dia mengatakan saat ini merupakan kesempatan bagi negara-negara Islam agar investasi tidak hanya dari negara-negara di kawasan Eropa.

 

Bisnis Indonesia - IDB & SMI Jalin Kesepakatan US$1 Miliar

Kembali ke Berita

Berita Terkait

Sekarang Cek Proyek Infrastruktur Bisa Lewat Aplikasi Sarana Multi Infrastruktur Diminta Garap Daerah Tertinggal SMI Berfokus Pada Pembiayaan Infrastruktur Pariwisata Sri Mulyani Minta PT SMI Selektif Pilih Proyek yang Akan Didanai Setelah LRT Jabodebek, Ini Proyek Kerjasama Kemenhub dengan SMI