Berita


Informasi Terkait Penerbitan Obligasi dan/atau Sukuk PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero)

Sehubungan dengan telah diterbitkannya Peraturan OJK No. 36/POJK.05/2016 tanggal 14 November 2016 dan Surat dari Kepala Eksekutif Pengawas IKNB Bp. Firdaus Djaelani tertanggal 12 Januari 2016, maka:

1. POJK No. 1/POJK.05/2016 mengatur bahwa: Lembaga Jasa Keuangan Non-Bank (LJKNB) wajib menempatkan investasi pada SBN.

2. Pada tanggal 14 November 2016, OJK mengeluarkan POJK No. 36/POJK.05/2016 tentang “Investasi Surat Berharga Negara (SBN) bagi Lembaga Jasa Keuangan Non Bank (LJKNB)”.  Peraturan ini merupakan Peraturan Perubahan atas  POJK sebelumnya No. 1/POJK/05/2016. Salah satu substansi perubahan POJK tersebut adalah bahwa: Lembaga Jasa Keuangan Non-Bank dapat memenuhi ketentuan batas minimum penempatan investasi SBN dengan melakukan penempatan investasi pada obligasi dan/atau sukuk yang diterbitkan oleh Badan Usaha Milik Negara, Badan Usaha Milik Daerah, dan/atau anak perusahaan dari Badan Usaha Milik Negara, yang penggunaannya untuk pembiayaan infrastruktur

3. Selanjutnya pada tanggal 12 Januari 2017, Kepala Eksekutif Pengawas IKNB Bp. Firdaus Djaelani mengeluarkan surat yang memperkuat hal tersebut dan lebih spesifik menyebut nama PT SMI, terutama pada poin ke-3 dan 4 yang menyatakan bahwa: “Penempatan investasi yang dilakukan LJKNB pada Obligasi dan/atau Sukuk yang diterbitkan oleh PT SMI (Persero) dapat diperhitungkan sebagai pemenuhan ketentuan batas minimum penempatan investasi SBN bagi LJKNB”.

Kembali ke Berita

Berita Terkait

Dirut SMI Bakal Tegas Pecat Pegawai Penyebar Kebencian Kunjungi Proyek Panas Bumi Sorik Marapi Sekarang Cek Proyek Infrastruktur Bisa Lewat Aplikasi Sarana Multi Infrastruktur Diminta Garap Daerah Tertinggal SMI Berfokus Pada Pembiayaan Infrastruktur Pariwisata