Berita


Jokowi Pilih Dorong BUMN Bangun Tol Trans Sumatera

Jakarta -Hari ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar rapat di kantornya. Agenda rapat adalah membahas pembangunan jalan tol Trans Sumatera.

“Tadi me-review tol Sumatera. Ini kan sebetulnya lebih ke bagaimana pemerintah connect-kan utara sampai selatan, di mana ada Tanjung Siapiapi dan Kuala Tanjung. Bagaimana juga connect dengan Jawa,” jelas Franky Sibarani, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), di komplek Istana Negara, Jakarta, Kamis (5/3/2015).

Pemerintah, lanjut Franky, akan mendorong BUMN untuk mengembangkan jalan to di Sumatera. Pasalnya, BUMN sudah memiliki tambahan modal karena ada ‘suntikan’ Penyertaan Modal Negara (PMN).

“Kita lebih mendorong BUMN, kan PMN juga diberikan untuk BUMN karya. Sekarang bagaimana itu bisa efektif dan connect-kan utara sampai selatan,” kata Franky.

Pembangunan tol di Sumatera, tambah Franky, di harapkan bisa meningkatkan minat investor untuk masuk ke sana. Dengan begitu, investasi tidak hanya berpusat di Jawa.

“Kepadatan penduduk di Jawa dan Sumatera kan beda. Relatif di Jawa investor lebih minat,” ujarnya.

Jokowi sendiri menargetkan proyek tol sepanjang 1.300 km ini sudah bisa dimulai April 2015.

“Tiga bulan lalu telah kita lihat di lapangan perlunya sebuah Trans Sumatera atau Tol Trans Sumatera. Saya sudah perintahkan untuk segera dimulai dan saat itu saya sampaikan target maksimal dimulai April (2015),” kata Jokowi.

Hal yang dibahas pagi ini adalah mengenai pendanaan pembangunan tersebut. Apakah hanya dikerjakan oleh BUMN atau melibatkan para investor swasta. (hds/hen)

Kembali ke Berita

Berita Terkait

55 PPA Bakal Dapat Perhatian Khusus Request for Expressions of Interest: Consulting Services for Detailed Engineering Design (DED) of Road Improvement and Bridge Construction Project Sri Mulyani: Tol Trans Sumatera Berikan Banyak Dampak Positif Danai Tol Trans Sumatera, 7 Bank Kucurkan Rp 8 Triliun ke Hutama Karya Sindikasi 7 Bank & SMI Biaya Tol Trans-Sumatra Garapan Hutama Karya