Berita


KAI Cari Utang Rp 15,5 T

Setelah Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyetujui pengalihan penyertaan modal negara (PMN) untuk PT Kereta Api Indonesia (KAI) senilai Rp 2 triliun dan PMN baru Rp 2 triliun, kini PT KAI bersiap mengajukan ulang ke sindikasi perbankan untuk membiayai proyek LRT.

Direktur Logistik dan Pengembangan PT Kereta Api Indonesia (KAI) Budi Noviantoro mengatakan, saat ini KAI bersiap mengajukan proposal pinjaman senilai Rp 15,5 triliun. Namun KAI masih menunggu surat keputusan skema pembayaran sindikasinya oleh Kementerian Keuangan. Jika surat dari Kemkeu sudah terbit, maka dokumen pengajuan sindikasi kredit akan segera dikirim ke Kementerian Perhubungan, Kementerian BUMN, dan Kemkeu.

KAI akan mengajukan pinjaman ke Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), yakni Bank Mandiri, BNI dan BRI. KAI juga akan mengajukan proposal pembiayaan ke PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI). Di luar itu masih ada kemungkinan mengajukan ke perbankan swasta. “Karena pinjamannya besar tidak hanya Himbara tapi bank lain juga,” katanya.

 

Kontan - KAI Cari Utang Rp 15,5 T

Kembali ke Berita

Berita Terkait

PT SMI Kucurkan Pinjaman Rp 450 Miliar ke Kabupaten Muba 55 PPA Bakal Dapat Perhatian Khusus Request for Expressions of Interest: Consulting Services for Detailed Engineering Design (DED) of Road Improvement and Bridge Construction Project Sri Mulyani: Tol Trans Sumatera Berikan Banyak Dampak Positif Danai Tol Trans Sumatera, 7 Bank Kucurkan Rp 8 Triliun ke Hutama Karya