Berita


Menhub Tawarkan Swasta Garap Bandara Kertajati

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kementerian Perhubungan kembali membuka kesempatan pihak swasta mengelola bandara Kertajati. Hal tersebut sesuai dengan arahan dari Presiden Joko Widodo.

Sebelumnya diketahui proyek pengelolaan bandara Kertajati oleh swasta sempat dihentikan. Pasalnya mantan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan menilai tidak aman, karena ruang udaranya bisa bertabrakan dengan bandara yang ada di sekitarnya.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menawarkan kepada pihak swasta yang ingin menggarap bandara Kertajati. Menurut Budi, selain menambah konektifitas transportasi udara, negara bisa menghemat uang belanja jika dikelola oleh swasta

“Untuk Kertajati, biar ada duit untuk yang lain juga,” ujar Budi di kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Kamis (4/8/2016).

Budi memaparkan instruksi Presiden ingin pihak swasta juga bisa mengelola tak hanya bandara, tetapi juga pelabuhan. Sehingga anggaran negara bisa digunakan untuk pembangunan infrastruktur di wilayah terpencil.

“Justru presiden ingin bagaimana kita melibatkan swasta sebanyak mungkin supaya APBN nya digunakan untuk yang lebih remote atau jauh,” kata Budi.

Mantan Direktur Utama PT Angkasa Pura II itu memaparkan masih banyak proyek pelabuhan dan bandara yang bisa dikelola oleh pihak swasta. Menggunakan skema Public Private Partnership (PPP), pemerintah dan swasta bisa mendapatkan keuntungan.

 

Sumber

Kembali ke Berita

Berita Terkait

Geo Dipa-SMI Kembangkan PLTP Dieng 2019 Dimulai, RS Tipe B Tanjung Selor Selesai 2020 Resmikan RSUD Konawe, Sri Mulyani: Uang Pajak Dikembalikan ke Rakyat PT Sarana Multi Infrastruktur Perluas Sektor yang Dibiayai Proyek Tol Bogor Outer Ring Road Dapat Pembiayaan SMI Rp660 Miliar