Berita


Menkominfo: Palapa Ring, Indonesia Jadi Negara Kesatuan yang Utuh

JAKARTA – Melalui ketersambungan layanan jaringan serat optik sebagai tulang punggung bagi sistem telekomunikasi nasional, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara berharap Indonesia menjadi negara kesatuan yang utuh.

“Diharapkan nantinya tidak ada lagi gap antara Indonesia bagian Barat dengan Tengah maupun dengan Timur sehingga Indonesia menjadi negara kesatuan yang utuh,” ucapnya.

Sementara Walikota Batam, Muhammad Rudi mengatakan bahwa Batam saat ini dikembangkan menjadi empat fungsi utama yaitu sebagai daerah industri, perdagangan, pariwisata, dan perkapalan.

“Dalam mendukung empat fungsi utama tersebut diperlukan perkembangan TIK sehingga kita mempunyai akses internet dan bertukar pikiran mengenai satu daerah dengan daerah lainnya agar bangsa kita bisa selalu belajar,” ungkapnya seperti dikutip dari tautan resmi Kominfo.go.id, Rabu (15/6/2016).

Ia berharap akselerasi pertumbuhan pembangunan infrastruktur jaringan dapat membantu akses masyarakat. “Kami mendukung proyek ini sehingga pembangunan bisa sesuai dengan karateristik wilayah setempat, bisa mengoptimalkan wilayah setempat dan kedaulatan NKRI,” kata Rudi.

Sementara itu Gubernur Riau, Arsyadjulaindi Rachman menambahkan, pemerintah Provinsi Riau memberikan kontribusi positif terhadap proyek pembangunan ini.

Ia mengatakan, fungsi utama adanya proyek Palapa Ring ini dicetuskan untuk kedaulatan negara dan ketahanan nasional melalui penyediaan teknologi informasi dan telekomunikasi.

“Kami berharap dapat terhubung dan terakselerasi dengan jaringan yang ada dengan kualitas internet yang tinggi dan aman. Hadirnya Palapa Ring untuk meningkatkan kesejahteraaan hidup masyarakat yang digital,” tuturnya.

Sebagaimana diketahui bahwa Proyek Palapa Ring merupakan proyek kerja sama Pemerintah Badan Usaha (KPBU) pertama dalam sektor telekomunikasi dengan menerapkan skema pembayaran ketersediaan layanan atau availability payment (AP). Skema availability payment diprakarsai oleh Kementerian Keuangan dan sumber dana availability payment berasal dari Dana Kontribusi Universal Service Obligation (USO).

Proyek Palapa Ring ini merupakan salah satu dari proyek strategis nasional yang diatur dalam Peraturan Presiden No. 3 Tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional. Secara khusus bertujuan untuk pemerataan dan peningkatan jangkauan broadband yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Berdasarkan kontrak PT. Palapa Ring Barat akan membangun jaringan backbone berbasis serat optik yang berbentuk ring (cincin) yang menghubungkan kota-kota atau kabupaten yaitu Dumai, Bengkalis, Siak, Tebing Tinggi, Tanjung Balai Karimun, Tanjung Bembam (Batam), Tarempa, Ranai, Singkawang, Kualatungkal, dan Daik Lingga.

 

Sumber

Kembali ke Berita

Berita Terkait

PT SMI Kucurkan Pinjaman Rp 450 Miliar ke Kabupaten Muba 55 PPA Bakal Dapat Perhatian Khusus Request for Expressions of Interest: Consulting Services for Detailed Engineering Design (DED) of Road Improvement and Bridge Construction Project Sri Mulyani: Tol Trans Sumatera Berikan Banyak Dampak Positif Danai Tol Trans Sumatera, 7 Bank Kucurkan Rp 8 Triliun ke Hutama Karya