Berita


PDAM Berencana Cari Pinjaman Luar

SANGATTA – Akibat defisit Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) tahun ini, berimbas terhadap Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Tuah Benua Kutim. Pasalnya, dipastikan perusahaan pelat merah tersebut tidak akan mendapat bantuan subsidi tambahan lagi dari pemerintah.

Sementara, perusahaan penyedia air bersih tersebut dituntut agar dapat meningkatkan cakupan pelayanannya minimal 80-90 persen. Opsi mencari bantuan pinjaman dana dari luar pun tengah dalam kajian dan penjajakan.

“Selain dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) atau APBD, kami dari PDAM, dapat juga memberoleh bantuan pinjaman dana dari sumber lain, seperti perbankan maupun BUMN. Nah, ini pinjaman dana yang sedang kami jajaki dengan PT SMI (Sarana Multi Infrastruktur),” kata Direktur Utama PDAM Tirta Tuah Benua Kutim Aji Mirni Mawarni, belum lama ini.

Dijeskan Mawar, PT SMI adalah salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang didirikan sejak 2009 dibawah Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Fungsinya sebagai alternatif pembiayaan pembangunan infrastruktur di daerah. Infrastruktur yang dapat dibiayai oleh PT SMI merupakan sarana atau prasarana publik yang sangat diperlukan oleh daerah dan tertuang dalam Rencanan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Pembiayaan tidak hanya kegiatan air bersih, namun juga ketenagalistrikan, rumah sakit, jalan, jembatan, pasar, terminal, pengolahan limbah, bandara, dan sebagainya.

“Untuk yang akan kita ajukan adalah kegiatan pengembangan jaringan air bersih di Sangatta Utara dan Sangatta Selatan. Karena, sampai sekarang masih ada beberapa daerah yang belum terjangkau jaringan air bersih akibat keterbatasan anggaran,” ungkapnya.

Lanjut dia, untuk mendapat bantuan tersebut, Pemkab Kutim harus memiliki hasil audit Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) oleh BPK-RI selama tiga tahun terakhir, minimal WDP (Wajar Dengan Pengecualian). Kemudian, menyampaikan proposal yang mencakup latar belakang, studi kelayakan, skema pembiayaan, skema pembagian risiko, skema pengembalian.

 

Sumber

Kembali ke Berita

Berita Terkait

Dirut SMI Bakal Tegas Pecat Pegawai Penyebar Kebencian Kunjungi Proyek Panas Bumi Sorik Marapi Sekarang Cek Proyek Infrastruktur Bisa Lewat Aplikasi Sarana Multi Infrastruktur Diminta Garap Daerah Tertinggal SMI Berfokus Pada Pembiayaan Infrastruktur Pariwisata