Berita


PengembanganI Infrastruktur Telekomunikasi di Era Globalisasi Jadi Keharusan

Jakarta (ANTARA News) – Direktur Utama PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) Emma Sri Martini menilai pengembangan infrastruktur telekomunikasi di era globalisasi saat ini merupakan suatu keharusan.

“Selain membuka arus pertukaran informasi dan meningkatkan konektivitas hingga pelosok, (pengembangan infrastruktur telekomunikasi) juga akan menghasilkan ‘snowball effect’ menggairahkan industri telekomunikasi seperti produsen kabel optik, operator dan sebagainya,” ujar Emma di Jakarta, Senin.

Dalam pembiayaan sindikasi Proyek Palapa Ring Paket Tengah senilai Rp975 miliar, SMI berkontribusi sebanyak Rp195,3 miliar.

Sementara itu PT Indonesia Infrastructure Finance (Persero) Tbk yang bertindak sebagai pihak yang mengatur dan mencarikan pendanaan sindikasi (mandated lead arranger), membiayai sebanyak Rp500 miliar. Sedangkan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk memberikan pembiayaan sebanyak Rp280 miliar.

“Kami merasa bangga dapat turut berpartisipasi mendukung proyek ini, baik dalam proses penyiapan maupun pembiayaan proyek,” ujar Emma.

Baca Juga : BNI incar 60 persen pembiayaan Proyek Palapa

Proyek Palapa Ring merupakan salah satu upaya pemerintah dalam membangun ketersediaan infrastruktur layanan jaringan serat optik sebagai tulang punggung bagi sistem telekomunikasi nasional yang menghubungkan seluruh kabupaten atau kota di Indonesia.

Proyek Palapa Ring sendiri merupakan salah satu proyek strategis pemerintah dan masuk dalam Rencana Pita Lebar Indonesia 2014-2019 (Masterplan of National Broadband).

Terdapat tiga paket proyek Palapa Ring yaitu Paket Barat yang akan menjangkau wilayah Riau dan Kepulauan Riau (sampai dengan Pulau Natuna) dengan total panjang kabel serat optik sekitar 2.000 km.

Paket Tengah akan menjangkau wilayah Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku Utara (sampai dengan Kep. Sangihe-Talaud) dengan total panjang kabel serat optik sekitar 2.700 km, dan Paket Timur yang menjangkau wilayah Nusa Tenggara Timur, Maluku, Papua Barat dan Papua, (sampai dengan pedalaman Papua) dengan total panjang kabel serat optik sekitar 6.300 km.

 

Sumber

Kembali ke Berita

Berita Terkait

Dirut SMI Bakal Tegas Pecat Pegawai Penyebar Kebencian Kunjungi Proyek Panas Bumi Sorik Marapi Sekarang Cek Proyek Infrastruktur Bisa Lewat Aplikasi Sarana Multi Infrastruktur Diminta Garap Daerah Tertinggal SMI Berfokus Pada Pembiayaan Infrastruktur Pariwisata