Berita


Pilih Strategic Partner, WTR Road Tunda IPO

Rencana Direktur Utama PT Waskita Karya Tbk, M. Choliq yang akan membawa Waskita Toll Road untuk IPO di tahun ini, disanggah oleh Presiden Direktur Waskita Toll Road (WTR), Herwidiakto. Menurutnya, tahun ini perseroan hanya fokus untuk menambah modal dengan melepas saham melalui strategic partner.”IPO tidak jadi dan tahun ini divestasi aja,” tegasnya di Jakarta, kemarin.

Kata Herwidiakto, sebagai perusahaan kontraktor jalan tol dan juga anak usaha dari PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT), WTR membutuhkan waktu yang lama untuk mencatatkan kinerja keuangan yang positif. Sebab proyek-proyek jalan tol membutuhkan waktu yang lama untuk berbuah keuntungan.

Untuk itu menurutnya, saat ini WTR belum cocok untuk masuk ke pasar modal. Sebab dia mengakui bahwa kinerja keuangan WTR belum positif saat ini.”Kan posisinya 4 sampai 6 tahun masih bleeding, jadi enggak mungkin di-IPO-kan karena relatif kecil. Saat operasi kan masih minus semua,” imbuhnya.

Kendati begitu, Herwidiakto menegaskan, rasio keuntungan dari proyek-proyek jalan tol yang digarap WTR cukup menjanjikan. Dimana break even point (BEP) atau balik modal rata-rata 14-16%, tapi kan istilahnya di sisi financing sudah positif. Sekadar informasi, PT Waskita Toll Road (WTR) mendapatkan penambahan modal dari skema pembiayaan anyar yakni Pembiayaan Investasi Non Anggaran Pemerintah (PINA). Total modal yang didapat sebesar Rp 3,5 triliun dari PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) dan PT Taspen.

Ekonomi Neraca - Pilih Strategic Partner WTR Road Tunda IPO

Kembali ke Berita

Berita Terkait

Dirut SMI Bakal Tegas Pecat Pegawai Penyebar Kebencian Kunjungi Proyek Panas Bumi Sorik Marapi Sekarang Cek Proyek Infrastruktur Bisa Lewat Aplikasi Sarana Multi Infrastruktur Diminta Garap Daerah Tertinggal SMI Berfokus Pada Pembiayaan Infrastruktur Pariwisata