Berita


Presiden Resmikan Tol Palindra

Presiden Joko Widodo meresmikan jalan tol Palembang-Indralaya (Palindra) seksi I Palembang-Pemulutan sepanjang 7,75 kilometer (km) yang menjadi bagian dari tol Trans-Sumatera. Pengoperasian jalan tol ini akan digratiskan selama dua bulan hingga selesainya konstruksi seksi II dan III pada awal 2018.

“Saya perlu kesini karena perlu semangat itu dan saya sangat senang sekali ini jalan tol pertama yang ada di Sumatera Selatan,” kata Presiden Jokowi di gerbang tol Palembang-Pemulu-tan, Palembang, Kamis (12/10).

Tol Pelembang-Indralaya terdiri atas tiga seksi yaitu seksi I ruas Palembang-Pemulutan sepanjang 7,75 km, seksi II Pemulutan-Kota Terpadu Mandiri (KTM) sepanjang 4,9 km, dan seksi III KTM-Simpang In-dralaya sepanjang 8,5 km. Total panjang jalan tol ini mencapai 21 km.

Presiden mengaku sudah empat kali datang mengunjungi ruas tol tersebut. Hal itu untuk memonitor pengerjaan konstruksi karena memiliki medan berat berupa rawa dan memerlukan teknis konstruksi tersendiri. Selain itu, ada kendala pembebasan lahan di seksi II.

“Saya melihat tol Palembang-Indralaya medannya sangat berat, rawa-rawa, perlu konstruksi khusus. Waktu itu saya lihat penyedotan air dari bawah untuk dibuang jadi ini pekerjaan yang sangat-sangat sulit tapi alhamdulilah ini seksi pertama selesai dari Palembang sampai Pemulutan,” ungkap Presiden, seperti dikutip dari Antara.

Presiden juga meminta agar jalan tol seksi I dapat digratiskan penggunaannya untuk masyarakat selama dua bulan. Pemberlakuan tarif baru bisa dilakukan apabila sudah tersambung dengan seksi II dan III.

“Saya minta, meskipun ini jalan tol, meskipun bayar, saya minta bisa dilihat dan juga dinikmati masyarakat saat awal-awal sampai akhir tahun. Tolong jangan dipungut (biaya) dulu. Nanti kalau sudah tersambung dengan seksi dua dan tiga bisa (dipungut biaya),” tambah Presiden.

Lebih lanjut, Presiden mengakui bahwa sejumlah ruas tol Trans-Sumatera memang sudah hampir selesai dibangun. Setelah jalan tol ini beroperasi, sejumlah ruas tol Trans-Sumatera juga akan segera dioperasikan, di antaranya tol Medan-Kualan-amu-Tebing Tinggi dan Medan-Binjai. Presiden mengharapkan nantinya jalan tol itu akan menyambungkan Lampung sampai ke Aceh.

“Mungkin di Aceh akan kita mulai awal tahun depan dari Barat ke Timur, Timur ke Barat, perhitunganya tahun 2018 kira-kira 1.850 kilometer dapat selesai karena sampai akhir tahun ini kira-kira 530 km selesai,” ungkap Presiden.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin mengatakan, infrastruktur jalan tol yang selama ini diimpikan rakyat Sumatera Selatan akhirnya terwujud di era pemerintahan Jokowi-JK setelah dirampungkannya seksi 1 Palembang-Pemulutan. “Sudah lama rakyat Sumsel memimpikan hadirnya jalan tol seperti di Jawa. Kini impian tersebut sudah terwujud,” kata Alex.

Manajer Proyek Tol Palindra Hasan Turcahyo mengatakan setelah penyelesaian seksi I ini akan dilanjutkan ke seksi II Pemulutan-KTM Rambutan dan seksi III KTM Rambutan-Indralaya sehingga target pada akhir Januari 2018 akan tercapai.

“Saat ini progres seksi II sebanyak 30%, sedangkan seksi III sebanyak 80%. Seksi II terk-endala pembebasan lahan, tapi saat ini sudah selesai dan mulai dikerjakan lagi,” kata dia.

 

Investor Daily - Presiden Resmikan Tol Palindra

Kembali ke Berita

Berita Terkait

Dirut SMI Bakal Tegas Pecat Pegawai Penyebar Kebencian Kunjungi Proyek Panas Bumi Sorik Marapi Sekarang Cek Proyek Infrastruktur Bisa Lewat Aplikasi Sarana Multi Infrastruktur Diminta Garap Daerah Tertinggal SMI Berfokus Pada Pembiayaan Infrastruktur Pariwisata