Berita


Proyek Tol Bogor Outer Ring Road Dapat Pembiayaan SMI Rp660 Miliar

Anak usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk., PT Marga Sarana Jabar mendapatkan fasilitas pendanaan Rp660 miliar dari PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) untuk melunasi biaya contractor pre-finance (CPF) dalam pembangunan proyek tol Bogor Outer Ring Road (BORR) seksi IIB Kedung Badak—Simpang Yasmin sepanjang 2,6 km.

Direktur Utama PT MSJ Hendro Atmodjo mengatakan fasilitas yang diberikan dari SMI tersebut merupakan 70% dari total biaya investasi sebesar Rp825 miliar. Sisa pendanaan investasi proyek sebesar 30% didapatkan dari ekuitas pemegang saham.

Sebagai informasi, dengan skema CPF, kontraktor dituntut untuk mengerjakan dulu konstruksi proyek kemudian biayanya dibayar belakangan oleh badan usaha jalan tol (BUJT) saat proyek sudah rampung. Adapun, kontraktor dalam proyek BORR Seksi II B adalah PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.

“Proyek ini sudah selesai dan diresmikan Juni lalu sehingga saat ini kami harus bayar dengan mendapatkan pendanaan dari SMI,”kata Hendro saat dihubungi Bisnis, Jumat (3/8/2018).

Hendro menjelaskan pinjaman kredit tersebut memiliki tenor pengembalian 13 tahun sejak penandatanganan perjanjian pembiayaan, termasuk grace period pembayaran angsuran hutang pokok sampai dengan bulan Agustus 2019.

“Fasilitas pembiayaan yang diberikan SMI memiliki tenor panjang dan bunga yang kompetitif sehingga cukup membantu MSJ dalam mengelola cash flow,” ujarnya.

Secara total, dia mengatakan fasilitas pembiayaan yang telah diberikan SMI untuk keseluruhan proyek BORR mencapai Rp1,2 triliun. Sebelumnya, pinjaman tersebut digunakan untuk pengerjaan konstruksi seksi I (Sentul Selatan-Kedung Halang) sepanjang 3,85 km dan II A (Kedung Halang-Kedung Badak) sepanjang 1,95 km.

Hendro mengatakan pihaknya akan kembali mencari pinjaman untuk pengerjaan seksi III A (Simpang Yasmin-Semplak) sepanjang 2,7 km dengan nilai investasi Rp1,3 triliun yang konstruksinya akan dimulai pada November nanti. Rencananya, pihaknya kembali akan menggunakan skema CPF dengan biaya dibayar setelah kontrak selesai selama 18 bulan.

“Kami akan cari lagi pinjaman, belum tentu dari SMI lagi. Dimulai konstruksi pada November dan rencana selesai pada Maret atau April 2020,” jelasnya.

Pada September, Hendro mengatakan pihaknya akan kembali melakukan lelang kontraktor untuk mengerjakan seksi III A tersebut.

Jalan Tol BORR Seksi IIB merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN). Dengan sudah beroperasinya Jalan Tol BORR Seksi IIB, diharapkan dapat mengurai kepadatan lalu lintas di Kota Bogor, terutama di Jalan Sholeh Iskandar.

Secara keseluruhan, Jalan Tol BORR dibagi menjadi empat seksi, yakni Seksi I (Sentul Selatan-Kedung Halang) sepanjang 3,85 km telah beroperasi sejak November 2009, Seksi IIA (Kedung Halang-Kedung Badak) sepanjang 1,95 km telah beroperasi sejak Mei 2014, dan Seksi IIB (Kedung Badak-Simpang Yasmin) sepanjang 2,65 km telah beroperasi Juni 2018.

Sementara itu, seksi III meliputi Simpang Yasmin-Salabenda sepanjang 4,9km akan dikerjakan bertahap mulai November nanti.

 

Link

Kembali ke Berita

Berita Terkait

Geo Dipa-SMI Kembangkan PLTP Dieng 2019 Dimulai, RS Tipe B Tanjung Selor Selesai 2020 Resmikan RSUD Konawe, Sri Mulyani: Uang Pajak Dikembalikan ke Rakyat PT Sarana Multi Infrastruktur Perluas Sektor yang Dibiayai Kunjungi Proyek Panas Bumi Sorik Marapi