Berita


SMI Beri Pinjaman RSUD Konawe Rp 231,9 Miliar

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau SMI menandatangani perjanjian pembiayaan sebesar Rp 231,9 miliar dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara untuk proyek pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Konawe.

Dalam keterangan pers tertulis PT SMI yang diterima di Jakarta, Kamis (28/7), disebutkan bahwa pembiayaan berbentuk pinjaman daerah tersebut dipergunakan untuk membiayai pekerjaan fisik pembangunan gedung pelayanan kesehatan dan rawat inap, serta pengadaan alat kesehatan.

Pembangunan proyek ini diharapkan dapat dimulai pada akhir 2016 agar dapat segera meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Kabupaten Konawe dan sekitarnya.

RSUD Konawe merupakan satu-satunya fasilitas kesehatan sekunder yang terdapat di Kabupaten Konawe. Dengan demikian, kehadiran RSUD Konawe yang dapat memberikan layanan kesehatan memadai, bisa menjadi salah satu obyek penting di Kabupaten Konawe.

Selain itu, RSUD Konawe telah ditunjuk menjadi Rumah Sakit Rujukan Regional untuk melayani empat kabupaten yaitu Kolaka Timur, Konawe Selatan, Konawe Utara, dan Konawe. “Pembangunan dan pengembangan rumah sakit diperlukan untuk mendukung hal tersebut,” kata Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa.

Dengan pembiayaan yang disalurkan oleh PT SMI, RSUD Konawe akan mendapatkan manfaat seperti kelayakan tempat tidur sesuai standar WHO. Penambahan berbagai fasilitas seperti Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif (PONEK) juga diharapkan dapat menurunkan angka kematian ibu saat melahirkan di Kabupaten Konawe.

Direktur Utama PT SMI Emma Sri Martini mengharapkan fasilitas pinjaman daerah ini, percepatan dan pemerataan pembangunan infrastruktur sosial seperti rumah sakit di wilayah Konawe, dapat terwujud.

 

Sumber

Kembali ke Berita

Berita Terkait

Dirut SMI Bakal Tegas Pecat Pegawai Penyebar Kebencian Kunjungi Proyek Panas Bumi Sorik Marapi Sekarang Cek Proyek Infrastruktur Bisa Lewat Aplikasi Sarana Multi Infrastruktur Diminta Garap Daerah Tertinggal SMI Berfokus Pada Pembiayaan Infrastruktur Pariwisata