Berita


SMI Fokus Pembiayaan Syariah

Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong pertumbuhan pembiayaan nonbank untuk mendanai proyek-proyek infrastruktur.
Salah satunya melalui penerbitan instrumen surat utang syariah atau sukuk. Strategi penggalian dana di pasar keuangan syariah itu segera dilakukan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI).

Dirut SMI Emma Sri Martini mengatakan, pihaknya telah membentuk unit usaha syariah (UUS) untuk menggali pembiayaan berbasis syariah. UUS yang didirikan dengan modal Rp 100 miliar tersebut masih dalam tahap persiapan operasional dan siap diluncurkan pada awal 2017. “Dari sisi legal, izin, syarat, sudah kelar semua Izin OJK juga sudah didapat Persetujuan juga sudah. Artinya, seluruh perangkat lengkap. Tinggal persiapan operasional,” paparnya Setelah UUS beroperasi, kata Emma, SMI akan membuat porto folio syariah sekaligus melakukan tes pasar sebelum menerbitkan sukuk Emma menargetkan emisi sukuk mampu mencapai Rp 2 triliun. “Kalau perkembangan portofolio syariah cukup agresif, nanti kita tes market, lihat bagaimana market percaya sukuk di SMI,” terang Emma di Hotel Grand Hyatt Bali kemarin (8/12).

Sejauh ini, market pembiayaan syariah di Indonesia cukup menjanjikan. Banyak investor asal Timur Tengah yang mencari underlying asset berbasis syariah. Meski demikian, Emma mengakui sebagai negara dengan populasi muslim besar, Indonesia masih tertinggal jika dibandingkan dengan Malaysia dalam pengelolaan pasar keuangan syariah. “Celah market inilah yang bisa dioptimalkan lantaran Indonesia sebagai negara dengan jumlah muslim terbesatf’ paparnya.

smi-fokus-pembiayaan-syariah

Kembali ke Berita

Berita Terkait

PT Sarana Multi Infrastruktur Perluas Sektor yang Dibiayai Proyek Tol Bogor Outer Ring Road Dapat Pembiayaan SMI Rp660 Miliar Kunjungi Proyek Panas Bumi Sorik Marapi Sekarang Cek Proyek Infrastruktur Bisa Lewat Aplikasi Sarana Multi Infrastruktur Diminta Garap Daerah Tertinggal