Berita


SMI Siap Biayai Infrastruktur Pemda

Lembaga pembiayaan di bidang infrastruktur milik pemerintah Indonesia, PT Sarana Multi Infrastruktur (Per-sero)siap membiayai proyek infrastruktur milik Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang maupun milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng. Lembaga ini siap memberikan pinjaman jangka panjang dengan bunga yang jauh lebih rendah dari bunga perbankan.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Director PT SMI (Persero), Darwin Trisna Djajawinata saat berkunjung ke kantor Jawa Pos Radar Semarang, di Jalan Veteran 55 Kota Semarang, Rabu (2/8) kemarin. Darwin yang diterima langsung oleh Pimpinan Redaksi (Pimred) Jawa Pos Radar Semarang, Arif Riyanto, didampingi oleh Ilead of Corporate Secretary Division PT SMI, Ramona Harimurti, Corp. Communication & CSR Head Corporate Secretary Division, Agah Djajadiredja, Communication Specialist Corporate Secretary Division, Dian Rufal dan lainnya.

Di Jawa Tengah, katanya, baru Pasar Temanggung dan Rumah Sakit (RS) di Solo yang memanfaatkan pembiayaan SMI. Termasuk pembiayaan pembangunan jalan tol Semarang-Solo, maupun Solo-Ngawi-Kertosono. “SMI dulu dikelola Kementrian Keuangan RI. Namun sejaktahun 2009, dibentuk PT SMI Persero yang memfasilitasi pembiayaan infrastruktur dalam jangka panjang dan bunga rendah. Telah dimanfaatkan oleh pemerintah daerah, BUMN maupun swasta,” katanya.

Sedangkan di seluruh Indonesia, jelasnya, sudah 24 kabupaten/ kota yang dibiaya proyek infrastrukturnya. Terbesar di Sulawesi, ter-masukTrans Sumatra. “Aset kami sebesar Rp 50 triliun, sudah terserap Rp 30 triliun lebih. Terbesar untuk pembangunan pembangkit listrik dan jalan tol Trans Jawa,” imbuhnya.

Ditegaskan bahwa kehadiran PT SMI, telah mempercepat pembangunan infrastruktur nasional. Dulu pembangunan jalan tol sempat terkatung-katung, lantaran kesulitan modal. Namun dengan adanya PT SMI, pembangunan infrastruktur baik di Jawa maupun luar Jawa, berjalan merata.

Terkait sumber pendanaan PT SMI, secara konvensional bersumber dari penyertaan modal negara (PMN), pasar modal (obligasi, surat utang, sekuritisasi), pinjaman dan hibah. Sedangkan secara syariah, bersumber dari pasar modal syariah, BPJS/asu-ransi syariah, daa haji dan syirkah serta sovereign wealth fund.

Sedangkan tiga pilar bisnis PT SMI meliputi pembiayaan dan investasi, jasa konsultasi dan pengembangan proyek. Pembiayaan dan investasi konvensional meliputi pembiayaan infrastruktur yang meliputi senior loan/modal kerja dan kredit investasi), junior loan, mezzanine, penyertaan modal/ equity), jasa arranger & underwri-ter dan standby lender PPP), dan pembiayaan Pemda (PIP/RIDF). Sedangkan pembiayaan dan investasi syariah meliputi, IMBT/ Lease with Option to Own, mura-bahah/installment sale with defer-red payment, MMQ/diminishing partnership dan musyarakah/ partnership financing.

Pilar bisnis PT SMI kedua, yakni jasa konsultasi meliputi public sector advisory, training & capa-city building, investmet advisory, dan financial advisory. Dan pilar bisnis ketiga adalah pengembangan proyekyang meliputi fasilitas pengembangan proyek (FPP), proyek KPS, FPP & pengelolaandana donor, proyek energi terbarukan (fase explorasi geothermal), TA & pengelolaan dana donor, proyek pemerintah daerah, technical as-sistance serta pengelolaan dana door.

“Fokus sektor ketenagalistrikan, transportasi, telekomunikasi, rolling stock kereta api, minyak dan gas, energi efisiensi, air minum, jalan dan jembatan, irigasi, manajemen air limbah dan persampahan. Infrastruktur sosial meliputi rumah sakit, infrastruktur pemasyarakatan, infrastruktur pendidikan, infrastruktur kawasan, pasar, dan infrastruktur pariwisata,” tuturnya.

 

Radar Semarang - SMI Siap Biayai Infrastruktur Pemda

Kembali ke Berita

Berita Terkait

Geo Dipa-SMI Kembangkan PLTP Dieng 2019 Dimulai, RS Tipe B Tanjung Selor Selesai 2020 Resmikan RSUD Konawe, Sri Mulyani: Uang Pajak Dikembalikan ke Rakyat PT Sarana Multi Infrastruktur Perluas Sektor yang Dibiayai Proyek Tol Bogor Outer Ring Road Dapat Pembiayaan SMI Rp660 Miliar