Berita


SMI Siapkan Unit Syariah untuk Pembiayaan Infrastruktur

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) menyiapkan inovasi berupa pembentukan Unit Usaha Syariah sebagai bagian dari upaya penghimpunan dana untuk pembangunan infrastruktur pada semester II-2016.

“Kami membentuk ini karena melihat bahwa sebetulnya banyak potensi untuk sumber dana syariah yang memerlukan aset syariah juga,” kata Direktur Utama PT SMI Emma Sri Martini dalam pemaparan di Jakarta, Kamis (9/6) malam.

Emma menjelaskan peluncuran unit usaha ini akan dilakukan pada kuartal III dengan target realisasi pencairan pinjaman pada kuartal IV 2016 dan hadir untuk memperkaya skema produk pembiayaan bagi proyek infrastruktur yang sesuai dengan prinsip syariah. Selain itu, inovasi ini dilakukan untuk mendukung upaya pemerintah guna memaksimalkan sumber dana lain seperti dana syariah dari dalam maupun luar negeri yang bertenor relatif panjang untuk penyediaan sarana infrastruktur.

Dana syariah tersebut antara lain dana haji, dana asuransi syariah, dana pasar modal syariah, dana syirkah multilateral, dan sovereign wealth fund. “Ini kita optimalkan sehingga dana haji bisa kita ‘capping’, kemudian kita lempar ke infrastruktur dengan produk syariah, ini merupakan bagian dari strategic inisiatif business model kami,” kata Emma.

Ia memastikan melalui Unit Usaha Syariah ini maka tersedia skema pendanaan bagi entitas-entitas yang memerlukan pembiayaan dan membantu mengurangi terjadinya asset liability mismatch di industri keuangan syariah. “Keberadaan PT SMI sebagai katalis pembangunan infrastruktur Indonesia akan menjadi lebih optimal dengan adanya produk skema pembiayaan dan pendanaan yang semakin lengkap dan beragam,” ujar Emma.

 

Sumber

Kembali ke Berita

Berita Terkait

55 PPA Bakal Dapat Perhatian Khusus Request for Expressions of Interest: Consulting Services for Detailed Engineering Design (DED) of Road Improvement and Bridge Construction Project Sri Mulyani: Tol Trans Sumatera Berikan Banyak Dampak Positif Danai Tol Trans Sumatera, 7 Bank Kucurkan Rp 8 Triliun ke Hutama Karya Sindikasi 7 Bank & SMI Biaya Tol Trans-Sumatra Garapan Hutama Karya