Berita


SMI Targetkan Kucuran Kredit Rp2 Triliun

JAKARTA—Perusahan pembiayaan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) menargetkan dapat mengucurkan kredit minimal sebesar Rp2 triliun sepanjang 2015.

Edwin Syahruzad, Direktur Investasi SMI, mengatakan pembiayaan ini direncanakan untuk sektor konvensional yang digarap oleh SMI. “Target pembiayaan kita sesuai dengan rencana kerja perusahaan 2015 sebesar Rp2 triliun ,” jelas Edwin di Jakarta, Selasa (6/1).

Kendati pencairan kredit ditargetkan hingga Rp2 triliun, jelasnya, pemegang saham meminta SMI lebih ekspansif. Hal ini seiring dengan keinginan pemerintah untuk menggenjot sektor infrastruktur. Selama ini, pembiayaan SMI dikucurkan pada sektor konvensional seperti transportasi termasuk pelabuhan serta bandara, listrik, dan air.“Kita sedang evaluasi [RKAP 2015], karena kita diminta [pemegang saham] untuk lebih ekspansif, diperkirakan akhir Januari atau awal Februari target baru kita sampaikan,” ulas Edwin.

Pada kesempatan sebelumnya, Edwin menjelaskan komitmen yang sudah mendekati final akan dicairkan pada 2015 terutama untuk mendanai proyek perluasan Pelabuhan Tanjung Priok tahap satu Rp500 miliar, perluasan terminal III Bandara Soekarno Hatta Rp 360 miliar, dan relokasi Terminal Curah Pelabuhan Tanjung Perak ke wilayah Gresik Rp170 miliar.

Sementara itu, terkait obligasi yang diterbitkan Juni 2014 lalu sebesar Rp1 triliun, secara keseluruhan telah terserap untuk pembiayaan gas power, listrik, air dan telekomunikasi.

Dengan demikian, sumber pembiayaan di 2015 berasal dari pinjaman sindikasi, penyertaan modal pemerintah ataupun pelunasan kredit yang dipercepat.

Selama ini Sarana Multi melakukan pembiayaan untuk transportasi sebesar 30%, pembiayaan di bidang listrik 35% dan sisanya adalah gabungan antara telekomunikasi dan air.

Emma Sri Martini, Direktur Utama SMI mengatakan hingga kuartal III 2014, perseroan paling banyak melakukan pembiayaan di bidang listrik. Menurut Emma dengan tambahan pencairan ini maka pada akhir 2015, aset yang dimiliki perusahaannya akan menjadi Rp13,5 triliun.“Total komitmen [pencairan kredit] sekitar hampir 6T di tahun 2015, ini sesuai RKAP 2015 yang sudah disetujui RUPS, bisa saja berubah bila ada arahan terbaru dari Kemenkeu sebagai pemegang saham,” imbuh Emma.

Sejak dibentuk oleh pemerintah pada tahun 2009 lalu, hingga saat ini SMI telah bergabung dalam sindikasi pembiayaan bidang infrastruktur baik sindikasi lokal maupun lembaga keuangan internasional yang totalnya mencapai Rp46,2 triliun. (Anggara Pernando)

Kembali ke Berita

Berita Terkait

Geo Dipa-SMI Kembangkan PLTP Dieng 2019 Dimulai, RS Tipe B Tanjung Selor Selesai 2020 Resmikan RSUD Konawe, Sri Mulyani: Uang Pajak Dikembalikan ke Rakyat PT Sarana Multi Infrastruktur Perluas Sektor yang Dibiayai Proyek Tol Bogor Outer Ring Road Dapat Pembiayaan SMI Rp660 Miliar