Berita


Soliditas Tekad Demi Kemajuan Infrastruktur Nasional

Sempat bercita-cita menjadi pramugari dan dokter, Emma Sri Martini akhirnya berlabuh di PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI). Ketertarikan menjadi pramugari karena melihat pramugari selalu bepergian, sedangkan keinginan menjadi dokter muncul karena ingin menolong orang lain.

“Namun, saya kemudian dinasihati bahwa kerja di mana bisa jadi pahala. Ternyata [semua] tergantung niat,” ujarnya, kepada Bisnis.

Emma berpendapat hasil kerja keras akan mendapatkan hasil yang baik, sedangkan jabatan merupakan bentuk kepercayaan dengan berkaca dari track record. Atas dasar itu, Emma mengatakan bekerja pada bidang apa saja harus dilakukan dengan ikhlas.

Memimpin SMI sejak awal berdiri membuat Emma mengenal baik lika-liku pembiayaan infrastruktur di Tanah Air. Menurutnya, Indonesia sudah terlalu lama memiliki infrastruktur yang terbatas karena proses pembangunan yang terlalu berbelit-belit. Padahal, Indonesia memiliki semua potensi untuk menjadi lebih maju.

Dia mencontohkan Filipina yang sudah bergerak selangkah di depan Indonesia. Myanmar juga sangat cepat mengejar ketertinggalan dari negara-negara Asean lainnya. Kunci utama keberhasilan pembangunan infrastruktur, menurut alumni ITB ini, adalah solidnya komitmen pemerintah untuk serius menggarap infrastruktur.

Keseriusan pemerintah perlahan membuahkan hasil. Indeks daya saing infrastruktur Indonesia berada pada peringkat ke-64 pada 2016, naik delapan peringkat dari 2015 yang berada pada ranking ke-71. Pemerintah menegaskan akan terus fokus untuk membangun infrastruktur guna menggenjot konektivitas antarwilayah.

Emma mengatakan banyak pembangunan infrastruktur di Tanah Air terhenti justru karena perbedaan kepentingan. Kesamaan visi bahwa infrastruktur untuk kepentingan masyarakat yang lebih luas tidak banyak dimiliki para pemimpin, khususnya di daerah.

“Menyatukan kepentingan, menjujung tinggi kepentingan lebih besar, itu paradigma yang mudah diucapkan, tapi pada praktiknya lebih sulit. Tujuannya harus sama. Negara kita sangat kaya tapi kita banyak kehilangan waktu.”

Jika perbedaan kepentingan itu dapat disatukan, dia yakin soliditas pembangunan infrastruktur demi kemajuan bangsa akan berjalan dengan mulus. Akankah hal itu bisa terwujud?

Bisnis Indonesia - Soliditas Tekad demi Kemajuan Infrastruktur Nasional

Kembali ke Berita

Berita Terkait

Geo Dipa-SMI Kembangkan PLTP Dieng 2019 Dimulai, RS Tipe B Tanjung Selor Selesai 2020 Resmikan RSUD Konawe, Sri Mulyani: Uang Pajak Dikembalikan ke Rakyat PT Sarana Multi Infrastruktur Perluas Sektor yang Dibiayai Proyek Tol Bogor Outer Ring Road Dapat Pembiayaan SMI Rp660 Miliar