Berita


Sri Mulyani Siapkan Dana untuk Belanja Besar di Awal Tahun

Jakarta – Sama seperti tahun sekarang, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginginkan agar realisasi belanja pemerintah pusat bisa dimulai lebih awal. Khususnya untuk proyek pembangunan infrastruktur.

Atas keinginan tersebut, Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, segera menyiapkan segala proses, termasuk dananya. Walaupun sekarang masih menghitung berapa kebutuhan belanjanya.

Demikian disampaikan Sri Mulyani, usai sidang kabinet terbatas di Istana Negara, Jakarta, Rabu (2/11/2016).

“Kita persiapkan dari sisi dokumen seperti DIPA, Perpresnya, persiapan procurement (pengadaan) sehingga pada Januari, terutama mereka yang punya belanja cukup besar bisa memulai tanpa harus menunggu,” jelasnya.

Dalam polanya, pada awal tahun dana yang tersedia memang tidak cukup besar. Baik yang berasal dari sisa anggaran di tahun sebelumnya maupun penerimaan pajak atas periode tersebut.

“Biasanya bulan Maret baru bisa belanja. Ini mungkin bisa dimajukan Januari,” kata Sri Mulyani.

Pada sisi lain, pemerintah juga mempersiapkan pola penyaluran subsidi energi dan non energi yang sudah direncanakan. Khususnya listrik, elpiji tabung 3 kg dan pupuk.

“Para menteri terkait perlu untuk melakukan persiapan agar alokasi subsidi bisa tetap dijaga, dan penerima subsidi tetap kepada pihak apakah itu petani untuk subsidi pupuk dan benih,” terang Sri Mulyani.

“Untuk elpiji untuk kelompok masyarakat miskin dan listrik fokuskan ke kelompok masyarakat 450 Va dan 900 Va yang jumlahnya lebih dikurangi, karena alokasinya subsidi dan khususnya untuk keluarga yang tidak mampu,” ungkapnya.

 

Sumber

Kembali ke Berita

Berita Terkait

Geo Dipa-SMI Kembangkan PLTP Dieng 2019 Dimulai, RS Tipe B Tanjung Selor Selesai 2020 Resmikan RSUD Konawe, Sri Mulyani: Uang Pajak Dikembalikan ke Rakyat PT Sarana Multi Infrastruktur Perluas Sektor yang Dibiayai Proyek Tol Bogor Outer Ring Road Dapat Pembiayaan SMI Rp660 Miliar