Berita


Sulsel Butuh Pinjaman Rp3,4 Triliun

MAKASSAR, UPEKS–Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel mengaku membutuhkan pinjaman sekitar Rp3,4 triliun. Dana tersebut diperuntukan membangun irigasi di sejumlah daerah. Olehnya itu, Pemprov Sulsel berharap mendapatkan dana tambahan dari Pusat Investasi Pemerintah (PIP).

Demikian diungkapkan Gubernur Sulsel, Dr H Syahrul Yasin Limpo di sela-sela Sosialisasi Pengalihan Aset PIP ke PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI) ke Pemprov Sulsel di Makassar. Sementara itu, Pusat Investasi Pemerintah (PIP) berjanji memberikan pinjaman kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) sebesar Rp500 miliar. Pinjaman tersebut rencanya akan dipakai untuk membiayai sejumlah pembangunan infrastruktur di wilayah ini.

Kepala Subdivisi Pengembangan Instrumen & Pengendalian II Pusat Investasi Pemerintah (PIP), Erdian Dharmaputra mengatakan, jika melihat kondisi pinjaman Sulsel yang cair pada sekitar Mei 2013 ditambah nilai APBD Sulsel tahun ini yang mencapai Rp5 triliun, pihaknya bukan tidak mungkin kembali memberikan pinjaman kedua.

“Pinjaman yang pertama kan sudah cair dan pada Februari ini Pemprov Sulsel sudah melakukan pembayaran pokok yang pertama senilai Rp34 miliar,” kata Erdian di sela-sela Sosialisasi Pengalihan Aset PIP ke PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) ke Pemprov Sulsel di Makassar. Menurutnya, pembayaran pokok senilai Rp34 miliar dibayarkan setiap tiga bulan sekali. Jadi, dalam tahun ini Pemprov Sulsel akan melakukan pembayaran pokok pinjaman sebanyak empat kali, yaitu Februari, Mei, Agustus dan Oktober nanti.

Kembali ke Berita

Berita Terkait

Dirut SMI Bakal Tegas Pecat Pegawai Penyebar Kebencian Kunjungi Proyek Panas Bumi Sorik Marapi Sekarang Cek Proyek Infrastruktur Bisa Lewat Aplikasi Sarana Multi Infrastruktur Diminta Garap Daerah Tertinggal SMI Berfokus Pada Pembiayaan Infrastruktur Pariwisata