Berita


Tak Hanya Tol, SMI Juga Kucurkan Pinjaman Untuk RSUD

Bisnis.com, KONAWE – PT Sarana Multi Infrastruktur menandatangani Perjanjian Pembiayaan sebesar Rp 231,9 miliar dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara untuk proyek pembangunan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Konawe, Sulawesi Tenggara.

Pembiayaan berbentuk pinjaman daerah tersebut dipergunakan untuk membiayai pekerjaan fisik pembangunan gedung pelayanan kesehatan dan rawat inap, serta pengadaan alat kesehatan. Pembangunan proyek ini diharapkan dapat dimulai pada akhir 2016, agar dapat segera meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Kabupaten Konawe dan sekitarnya.

RSUD Konawe merupakan satu-satunya fasilitas kesehatan sekunder yang terdapat di Kabupaten Konawe. Dengan demikian, hadirnya RSUD Konawe yang dapat memberikan layanan kesehatan memadai menjadi obyek penting di Kabupaten Konawe.

Selain itu, RSUD Konawe telah ditunjuk menjadi Rumah Sakit Rujukan Regional untuk melayani empat kabupaten yaitu Kabupaten Kolaka Timur, Kabupaten Konawe Selatan, Kabupaten Konawe Utara, dan Kabupaten Konawe sendiri.

“Pembangunan dan pengembangan rumah sakit diperlukan untuk mendukung hal tersebut,” jelas Bupati Kabupaten Konawe, Kery Saiful Konggoasa, seperti dikutip dari siaran pers, Jumat (29/7/2016).

Dengan pembiayaan yang disalurkan oleh PT SMI, RSUD Konawe akan mendapatkan manfaat seperti kecukupan tempat tidur sesuai standar WHO. Selain itu, dengan penambahan fasilitas Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif (PONEK) diharapkan dapat menurunkan angka kematian ibu saat melahirkan di Kabupaten Konawe.

Sebelumnya SMI juga nengucurkan kredit pembiayaan dana talangan lahan senilai Rp1,162 triliun kepada PT Hutama Karya (Persero) untuk proyek Jalan Tol Bakauheni – Terbanggi Besar sepanjang 140 km.

Ruas ini adalah bagian dari jalan tol Bakauheni – Terbanggi Besar senilai total Rp16,79 triliun. Ruas jalan tol yang dibiayai merupakan pintu masuk Jalan Tol Trans Sumatera dari pelabuhan Bakauheni menuju Kecamatan Bakauheni, dan diharapkan akan mulai beroperasi awal 2017.

 

Sumber

Kembali ke Berita

Berita Terkait

Dirut SMI Bakal Tegas Pecat Pegawai Penyebar Kebencian Kunjungi Proyek Panas Bumi Sorik Marapi Sekarang Cek Proyek Infrastruktur Bisa Lewat Aplikasi Sarana Multi Infrastruktur Diminta Garap Daerah Tertinggal SMI Berfokus Pada Pembiayaan Infrastruktur Pariwisata