Berita


Waskita Kantungi Pinjaman Rp4,4 Triliun

JAKARTA – PT Waskita Karya (Persero) Tbk telah memeroleh fasilitas pinjaman senilai Rp4,402 triliun dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).

Sekretaris Perusahaan Waskita Karya, Hadi Susilo, pinjaman ini akan digunakan untuk mendukung kegiatan usaha utama Waskita. Menurutnya, fasilitas pinjaman ini akan diterima perseroan pada 27 Juni 2016.

Pada kuartal I 2016, perusahaan konstruksi milik pemerintah ini telah mengumpulkan kontrak baru sebesar Rp8 triliun atau 12 persen dari target kontrak baru pada tahun ini mencapai Rp63 triliun. Pada tahun ini, perseroan mencanangkan total perolehan kontrak sebesar Rp100 triliun.

Menurut manajemen, sekira 70 persen dari total perolehan kontrak merupakan kontrak jalan tol. Rencananya, kontrak tersebut akan rampung seluruhnya pada 2018. Perusahaan memproyeksikan penjualan sepanjang tahun ini mencapai Rp27 triliun, dengan laba bersih Rp2 triliun.

Belum lama ini, perseroan kembali memperbesar portofolio investasi di Jalan tol dengan membeli saham milik PT Persada Tanjung Api-Api (PTAA) yang ada pada PT Sriwijaya Markmore Persada (SRIMP) senilai Rp315 miliar.

Hadi Susilo menyatakan, saham yang dibeli sebanyak 300.000 saham atau setara 60 persen. Pembelian saham tersebut dilakukan oleh PT Waskita Toll Road, entitas usaha perseroan dengan kepemilikan 99,99 persen. Transaksi telah dicatat dalam akta pengalihan saham Sriwijaya Markmore Persada nomor 26 tanggal 15 Mei 2016.

 

Sumber

Kembali ke Berita

Berita Terkait

55 PPA Bakal Dapat Perhatian Khusus Request for Expressions of Interest: Consulting Services for Detailed Engineering Design (DED) of Road Improvement and Bridge Construction Project Sri Mulyani: Tol Trans Sumatera Berikan Banyak Dampak Positif Danai Tol Trans Sumatera, 7 Bank Kucurkan Rp 8 Triliun ke Hutama Karya Sindikasi 7 Bank & SMI Biaya Tol Trans-Sumatra Garapan Hutama Karya