Jumpa Pers


Kolaborasi Dua BUMN Wujudkan Ruas Perdana Trans Sumatera

957

Jakarta, 13 Agustus 2015, PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) (“PT SMI”) dan PT Hutama Karya (“PT HK”) berkolaborasi dalam pembangunan ruas jalan tol Medan – Binjai sepanjang 16,6 km dengan total nilai proyek Rp1,6 triliun. Kolaborasi ini ditandai dengan ditandatanganinya perjanjian kerja sama antara Direktur Utama PT SMI, Emma Sri Martini dan Direktur Utama PT HK, I Gusti Ngurah Putra pada Kamis, 13 Agustus 2015. Dalam perjanjian disepakati, PT SMI memberikan fasilitas pinjaman kepada PT HK sebesar Rp481 miliar dengan tenor 25 tahun. Pinjaman ini akan digunakan untuk mendorong realisasi pembangunan ruas jalan tol Medan – Binjai, Kabupaten Deli Serdang – Sumatera Utara, yang merupakan bagian dari jalur Trans Sumatera. Ruas jalan tol Medan – Binjai terbagi menjadi 3 (tiga) seksi, yaitu seksi 1 dari Tanjung Mulia – Helvetia, seksi 2 dari Helvetia – Semayang, seksi 3 dari Semayang – Binjai.

Hadir menyaksikan penandatanganan Menteri Keuangan Republik Indonesia, Bambang P.S. Brodjonegoro yang didampingi pejabat di lingkungan Kementerian Keuangan dan Kementerian Badan Usaha Milik Negara. Dalam sambutannya Menteri Keuangan menyatakan “Penandatanganan ini menunjukan komitmen serius Pemerintah untuk merealisasikan proyek-proyek infrastruktur di Indonesia. Kementerian Keuangan telah memberikan berbagai bentuk dukungan bagi proyek ini, dalam bentuk penambahan PMN kepada PT HK, dukungan penjaminan, dan fasilitas pembiayaan melalui PT SMI.”

Seperti diketahui, dalam Nawa Cita, program kerja pemerintahan Presiden Joko Widodo, infrastruktur adalah salah satu sektor yang mendapat prioritas. Menteri Keuangan menambahkan “Pembangunan ruas jalan tol Medan – Binjai ini sudah berjalan, sehingga dukungan ini diharapkan bisa mempercepat penyelesaian proyeknya dan memberi akses yang lebih baik lagi bagi pertumbuhan ekonomi lokal maupun nasional.”

Direktur Utama PT SMI, Emma Sri Martini, menyatakan “Sebagai katalis pengembangan infrastruktur nasional, kami sangat senang dapat berpartisipasi pada pembangunan ruas tol Medan – Binjai ini.” Lebih jauh dijelaskannya, PT SMI ikut berpartisipasi karena proyek ini memiliki nilai strategis untuk mendukung dan meningkatkan perekonomian di Sumatera, khususnya sekitar Medan – Binjai. Proyek pembangunan ruas tol Medan Binjai terbilang proyek “green field” dimana PT SMI masih merupakan kreditor tunggal pemberi pinjaman. Fasilitas pembiayaan yang diberikan memiliki tenor panjang sehingga membantu PT HK dalam mengelola cashflow perusahaan.

Ruas Medan Binjai merupakan ruas pertama yang dibangun dari total empat ruas jalan tol Trans Sumatera yang dimandatkan pengadaannya kepada PT Hutama Karya dalam Perpres No 100 Tahun 2014. Ketiga ruas lainnya yang akan dikerjakan adalah ruas tol Palembang – Simpang Indralaya, ruas tol Bakauheni – Terbanggi Besar, dan ruas tol Pekanbaru – Dumai.

“Proyek jalan Tol Medan – Binjai adalah proyek strategis yang keberadaannya akan sangat membantu percepatan pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu, kami menyambut baik kolaborasi bersama PT SMI untuk percepatan penyelesaian proyek,” ujar I Gusti Ngurah Putra pada paparannya. “Saat ini proyeknya sudah berjalan, pekerjaan persiapan berupa land clearing, pengerasan tanah, bahkan tiang-tiang pancang sudah mulai terpasang. Kami targetkan di 2017 ruas ini sudah dapat digunakan” imbuhnya.

Kembali ke Press Release

Press Release Terkait

Luncurkan SDG Indonesia One, Kemenkeu Dukung Pencapaian Sustainable Development Goals di Indonesia RSUD Konawe; Komitmen Bersama Pemangku Kepentingan Mewujudkan Dampak Positif Pembangunan Infrastruktur Daerah bagi Masyarakat Anggota Baru Direksi PT SMI pada tanggal 9 Juli 2018 PT SMI Mendukung Pembangunan Berkelanjutan melalui Penerbitan Green Bond Pertama di Indonesia Dewan Komisaris Baru PT SMI pada 5 Juni 2018