Audit Internal

Kepala Audit Internal dijabat oleh Kepala Divisi Audit Internal (DAI) yang diangkat dan diberhentikan oleh Direktur Utama, dengan persetujuan Dewan Komisaris. Setiap pengangkatan, penggantian, atau pemberhentian Kepala DAI perlu diberitahukan kepada Otoritas Jasa Keuangan.

Kriteria Auditor Internal

Sesuai Piagam Audit Internal maka auditor paling k

  1. Auditor internal harus memiliki pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi yang dibutuhkan untuk melaksanakan tanggung jawab perorangan mengenai teknis audit dan displin ilmu lain yang relevan dengan bidang tugasnya;
  2. Auditor internal harus memiliki integritas dan perilaku yang profesional, independen, jujur dan objektif dalam pelaksanaan tugasnya;
  3. Auditor internal wajib mematuhi standar profesi yang dikeluarkan oleh asosiasi Audit Internal;
  4. Auditor internal wajib menjaga kerahasiaan informasi dan/atau data Perseroan terkait dengan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Audit Internal kecuali diwajibkan berdasarkan peraturan perundangundangan atau penetapan/ putusan pengadilan; dan
  5. Auditor internal harus memahami prinsip-prinsip pengelolaan risiko, tata kelola Perseroan yang baik dan pengendalian internal.

 

Tugas dan Fungsi

Sesuai dengan Piagam Audit Internal, tugas dan tanggung jawab Divisi Audit Internal mencakup antara lain:

  1. Menyusun dan menyampaikan Rencana Kerja Penugasan Tahunan (RKPT) kepada Direktur Utama dan Komite Audit;
  2. Menyusun dan memelihara Pedoman Audit Internal Perseroan untuk memastikan bahwa semua proses layanan asurans dan konsultasi dilakukan sesuai dengan standar mutu yang ditetapkan;
  3. Memberikan masukan kepada manajemen atas hal-hal terkait jalannya system pengendalian internal, pengelolaan risiko, dan penerapan tata kelola perusahaan yang baik serta kepatuhan atas ketentuan internal perusahaan maupun perundang- undangan yang berlaku;
  4. Melaksanakan penugasan berdasarkan rencana kerja audit internal, pedoman audit internal yang berkaitan, serta standar profesi audit internal dan kode etik auditor internal yang berlaku umum (berdasarkan pengaturan dari konsorsium profesi auditor internal Indonesia dan The Institute of Internal Auditors); dan
  5. Memberikan saran dan rekomendasi perbaikan atas kondisi, sebab, dan/atau akibat yang ditimbulkan dari kelemahan/ defisiensi yang ditemukan dalam pelaksanaan penugasan.

Profil Kepala Audit Internal

Setyo Wibowo, CIA, CRMA, CISA, CA, Ak., MM

Memperoleh gelar Akuntan setelah menyelesaikan pendidikan Diploma III (1987-1990) dan Diploma IV (1993-1996) pada Sekolah Tinggi Akuntansi Negara, di Jakarta. Sementara itu Magister Manajemen diperolehnya dari Sekolah Bisnis Institut Pertanian Bogor pada tahun 2006.

Sejak 1990, Setyo menjadi aparat pengawasan fungsional pemerintah pada Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan hingga tahun 1998. Setelah 6 tahun penuh bekerja sebagai auditor internal pada Badan Penyehatan Perbankan Nasional, sejak 2004 Setyo meneruskan karyanya pada beberapa jabatan di PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) dan perusahaan afiliasinya hingga paruh pertama tahun 2017. Saat ini Setyo adalah Kepala Divisi Audit Internal (CAE/Chief Audit Executive) pada PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero).

Sebagai aktivis pengembangan profesi audit internal di Indonesia, Setyo aktif menjadi relawan pada IIA Indonesia dan beberapa organisasi profesi audit internal lainnya. Dalam waktu luangnya, beliau menyempatkan diri untuk menjadi trainer dan menulis berbagai artikel terkait audit internal.

 

Legal Basis of Appointment

Setyo Wibowo diangkat berdasarkan Surat Persetujuan Dewan Komisaris Perseroan No. S-22/SMI/DK/0617 tanggal 8 Juni 2017 dan Surat Keputusan Direksi No. SK-270/SMI//DKD/DHC/1017 tanggal 19 Oktober 2017.