Pembiayaan Pemerintah Daerah adalah fasilitas pembiayaan infrastruktur yang diberikan kepada Pemerintah Daerah dalam rangka mendukung percepatan penyediaan infrastruktur dasar maupun sosial dengan jangka waktu pembiayaan menengah dan panjang. Fasilitas ini sangat bermanfaat untuk percepatan pembangunan infrastruktur di daerah.

Manfaat pinjaman daerah

  1. Percepatan pembangunan infrastruktur di daerah
  2. Percerpatan penyediaan pelayanan publik
  3. Berpotensi meningkatkan pendapatan asli daerah
  4. Berpotensi mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah

Mengapa PT SMI?

  1. PT SMI adalah Badan Usaha Milik Negara di bawah Kementrian Keuangan yang fokus pada pembiayaan infrastruktur
  2. PT SMI memiliki skema dan siklus pembiayaan tidak mengikuti tahun anggaran
  3. PT SMI memiliki tujuan pembiayaan infrastruktur yang berkelanjutan untuk memperoleh manfaat ekonomi, lingkungan, dan sosial serta manfaat lainnya
  4. PT SMI dapat menyediakan alternatif pembiayaan untuk percepatan pembangunan infrastruktur daerah

Jenis Pinjaman Daerah

  1. Pinjaman Jangka Pendek
    Pinjaman Daerah dalam jangka waktu paling lama 1 (satu) tahun anggaran, dimana kewajiban pembayaran kembali (pokok pinjaman, bunga, dan/atau kewajiban lainnya) seluruhnya harus dilunasi dalam tahun anggaran yang berkenaan. Pinjaman Jangka Pendek digunakan hanya untuk menutup kekurangan arus kas.
  2. Pinjaman Jangka Menengah
    Pinjaman Daerah dalam jangka waktu lebih dari 1 (satu) tahun anggaran, dimana kewajiban pembayaran kembali (pokok pinjaman, bunga, dan/atau kewajiban lainnya) seluruhnya harus dilunasi dalam kurun waktu yang tidak melebihi sisa masa jabatan gubernur, bupati, atau walikota yang bersangkutan. Pinjaman Jangka Menengah digunakan untuk membiayai pelayanan publik yang tidak menghasilkan penerimaan.
  3. Pinjaman Jangka Panjang
    Pinjaman Daerah dalam jangka waktu lebih dari 1 (satu) tahun anggaran, dimana kewajiban pembayaran kembali (pokok pinjaman, bunga, dan/atau kewajiban lainnya) harus dilunasi sesuai dengan persyaratan perjanjian.Pinjaman Jangka Panjang digunakan untuk membiayai kegiatan investasi prasarana dan/ atau sarana dalam rangka penyediaan pelayanan publik dengan kriteria sebagai berikut:

    1. Menghasilkan penerimaan langsung berupa pendapatan bagi APBD yang berkaitan dengan pembangunan prasarana dan sarana tersebut;
    2. Menghasilkan penerimaan tidak langsung berupa penghematan terhadap belanja APBD yang seharusnya dikeluarkan apabila kegiatan tersebut tidak dilaksanakan; dan/atau
    3. Memberikan manfaat ekonomi dan lingkungan/ sosial.

* PT SMI memberikan pinjaman jangka menengah dan jangka panjang untuk pembangunan infrastruktur daerah. Seluruh pinjaman yang telah disetujui, dituangkan dalam perjanjian pinjaman antara PT SMI dan Pemerintah Daerah.