Pembiayaan Syariah

Pembiayaan Syariah adalah fasilitas pembiayaan infrastruktur berdasarkan prinsip syariah yang diberikan kepada pihak swasta, Badan Usaha Milik Negara, dan Badan Usaha Milik Daerah sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Produk pembiayaan syariah antara lain:

  1. Pembiayaan Berdasarkan Prinsip Sewa-Menyewa
    Pembiayaan Ijarah Muntahiyyah Bit Tamlik (IMBT)
    Penyediaan dana dalam rangka memindahkan hak guna atau manfaat dari suatu barang atau jasa berdasarkan transaksi sewa dengan opsi pemindahan kepemilikan barang pada akhir atau diakhirinya masa pembiayaan. Jenis pembiayaan ini dapat berupa pembiayaan senior dan pembiayaan junior.
  2. Pembiayaan Berdasarkan Prinsip Jual Beli
    Pembiayaan Murabahah
    Penyediaan dana atau tagihan untuk transaksi jual beli barang sebesar harga pokok ditambah margin berdasarkan kesepakatan antara Perseroan dengan counterparty yang mewajibkan counterparty untuk melunasi kewajibannya. Jenis pembiayaan ini dapat berupa pembiayaan senior dan pembiayaan junior.
  3. Pembiayaan Berdasarkan Prinsip Bagi Hasil
    Pembiayaan Musyarakah Mutanaqisah (MMQ)
    Pembiayaan berdasarkan prinsip musyarakah, yaitu syirkatul ‘inan (setiap pihak menyumbangkan modal), yang porsi (hishshah) modal salah satu syarik (Perseroan) berkurang disebabkan pengalihan secara bertahap (naqlul hishshah bil ‘iwadh mutanaqisah) kepada syarik yang lain. Jenis pembiayaan ini dapat berupa pembiayaan senior dan pembiayaan junior.Pembiayaan Musyarakah
    Penyediaan dana atau tagihan untuk kerja sama usaha tertentu yang masing-masing pihak memberikan porsi dana dengan ketentuan bahwa keuntungan akan dibagi sesuai dengan nisbah yang disepakati, sedangkan kerugian ditanggung sesuai dengan porsi dana masing-masing.