news     December 28, 2017

Financing Trans Sumatera Toll Road, 7 Banks Disbursed Rp 8 Trillion to Hutama Karya

A total of seven banks had agreed to become creditor for investment in the construction of Trans Sumatra toll road to Bakauheni to Terbanggi Besar. The agreement was marked by the signing of investment credit between PT Hutama Karya (Persero) as the developer of Trans Sumatra Toll Road with PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) and the creditors’ banking syndicate.


Sebanyak tujuh bank sepakat menjadi pemberi kredit untuk investasi pengembangan Tol Trans Sumatera ruas Bakauheni hingga Terbanggi Besar. Kesepakatan itu ditandai dengan penandatanganan kredit investasi antara PT Hutama Karya (Persero) selaku pengembang Tol Trans Sumatera dengan PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) dan sindikasi perbankan pemberi kredit.

Ketujuh bank tersebut adalah Bank Mandiri, BNI, BCA, CIMB Niaga, Maybank Indonesia, ICBC Indonesia, serta Bank Permata.

“Tujuh sindikasi perbankan ini bersama-sama menggelontorkan dana pembangunan Bakauheni-Terbanggi Besar dengan nilai total Rp 8,067 triliun,” kata Direktur Utama PT Hutama Karya (Persero), I Gusti Ngurah Putra, pada acara penandatanganan di Hotel Four Seasons, Rabu (27/12/2017).

Putra menyebutkan, total nilai investasi pembangunan ruas Bakauheni-Terbanggi Besar adalah Rp 16,7 triliun. Adapun untuk skema pemenuhannya, melalui equity sebesar Rp 8,7 triliun dan pinjamansebesar Rp 8 triliun.

Pada porsi equity, Putra menyebutkan, sudah dipenuhi melalui Penyertaan Modal Negara (PMN) dan penjualan surat utang korporasi. Rinciannya, PMN tahun 2015/2016 sebesar Rp 2,2 triliun dan penerbitan surat utang dari akhir 2016 hingga 2017 sebesar Rp 6,5 triliun.

“Porsi loan dipenuhi dengan pinjaman kredit investasi dari sindikasi tujuh perbankan bersama PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) sebagai pemberi fasilitas cash deficiency support,” tutur Putra.

Pada saat bersamaan, Direktur Keuangan PT Hutama Karya (Persero), Anis Anjayani, mengungkapkan PT SMI akan jadi penjamin terbayarkannya kewajiban pihaknya kepada sindikasi perbankan. Untuk menjadi penjamin, PT SMI telah menyiapkan dana Rp 7,5 triliun melalui fasilitas cash deficiency support.

“Tenor dari PT SMI 25 tahun dengan grace period 15 tahun. Grace period kredit dari sindikasi perbankan adalah 7 tahun dengan tenor 15 tahun,” ujar Anis.

Sebanyak 24 ruas Tol Trans Sumatera secara bertahap sudah dibangun sejak 2015. Ruas tol sepanjang 140 kilometer yang dibagi ke sembilan seksi tersebut ditargetkan selesai pada 2019 mendatang.

 

Link

Related Posts